Latest Entries »

snmptester

Untuk mengambil oid dari router bisa pake ini bos…

1. Run Program
2. Masukan IP Perangkat
3. sesuaikan smtp community nya dengan perangkat
4. Pilih Scan Available Standard Interface (atau sesuai dengan kebutuhan)

Jika sudah dapat oid nya anda bisa masukan ke dalam STG (snmp traffic grapher), sehingga anda dapat monitor live traffic yang ada.

snmptester

http://www.mediafire.com/download.php?czyrym2uyw0

Peta Jakarta

NOC Riau : Kamu coba cek link ke Batu Ampar
NOC Jkt : hm… (mikir sambil bengong), ok tolongin gw juga lo cek link ke sunter ya…
NOC Riau : owh… (makin mikir sambil mlongo)

Untuk mengatasi hal ini anda butuh map, silahkan di unduh… :)

Peta Jakarta
href=”http://www.mediafire.com/download.php?lnmeqmagam2
href=”http://www.mediafire.com/download.php?zno15yjfgdx
href=”http://www.mediafire.com/download.php?nykoyjyi2me
href=”http://www.mediafire.com/download.php?ivmmhgfgdum
href=”http://www.mediafire.com/download.php?j5ubrveyxji

thebat

thebat1thebat2
Buat yang butuh thebat email client silahkan di unduh… :)

http://www.mediafire.com/?gzerwm2k3ey#1

Setting Router Freebsd

Semua orang sudah pasti tahu bahwa yang namanya Router adalah perangkat yang berguna untuk menghubungkan beberapa jaringan komputer yang berbeda baik kelas IP Address maupun subnet.

Router yang akan kita buat ini nantinya akan kita fungsikan sebagai server gateway pada LAN (Local Area Network) kita. Melalui gateway inilah komputer-komputer yang ada pada LAN kita bisa terhubung ke Internet, sehingga bisa melakukan browsing, chatting, download, dll.

FreeBSD (http://www.freebsd.org) adalah OS (Operasional-System) gratisan dan OpenSource dimana kita boleh memodifikasi sistem dan meng-copy CD-nya sesuka kita tanpa melanggar hak cipta (Undang-undang HAKI). Meskipun gratisan OS ini sangat terkenal akan kecanggihan dan ketangguhannya dibandingkan OS lain. Sejumlah server besar sekelas Yahoo.com, Google.com, irc.dal.net, diketahui memakai OS ini pada mesin utamanya karena kemampuannya sudah tidak diragukan lagi. Oleh karena itu penulis menggunakan FreeBSD pada praktikum kali ini supaya router kita dapat diandalkan.

Saya asumsikan Freebsd 6.1 sudah terinstall dengan benar. Bagi anda yang belum pernah meng-install Freebsd silahkan membaca handbooknya (http://www.freebsd.org/handbook). Untuk selanjutnya mari kita ikuti langkah-langkah berikut ini:
Konfigurasi Kernel:
Login sebagai root, sehingga akan muncul prompt # (tanda pagar).
Kemudian masuk ke direktory kernelnya dgn mengetik perintah seperti dibawah ini:
# cd /usr/src/sys/i386/conf
kernel aslinya adalah file yang bernama GENERIC. untuk menghindari resiko yang fatal sebaiknya kernel kita copy saja dulu.
copylah kernel asli menjadi JARDIKNAS dengan perintah ini:
#cp GENERIC MASDONO
Edit file MASDONO:
#ee MASDONO
editlah konfigurasi sehingga seperti contoh ini:
# Praktikum FreeBSD
machine i386
cpu i486_CPU
cpu i586_CPU
cpu i686_CPU
ident MASDONO # MASDONO adl contoh kernel yg kita buat.


. . . dan seterusnya.
Tambahkan opsi dibawah ini ke dalam script kernel anda:
options IPDIVERT
options IPFIREWALL # driver untuk ipfw
options IPFIREWALL_VERBOSE
options IPFIREWALL_VERBOSE_LIMIT=10 # utk mencegah syslog flooding
options IPFIREWALL_DEFAULT_TO_ACCEPT
options IPFIREWALL_FORWARD
options IPSTEALTH # biar tersembunyi (webserver jgn pakai ini)
options DUMMYNET # tool utk shaper bandwidth.
options HZ=1000 # 1000 = 1ms, utk natd dan shaping
setelah edit tekan tombol [Esc] untuk keluar, dan pilih menu [save] untuk menyimpan. Langkah
selanjutnya adalah mengkompel kernel;
# config MASDONO
# cd ../compile/MASDONO
# make depend && make && make install && reboot
tunggulah karena proses compile kernel sedang berlangsung lama sesuai dengan prosesor yang
anda miliki.

Konfigurasi IP Address:
sebelum anda lakukan setting ini, tanyakan milik anda, mulai dari IP Public, subnet, gateway lengkap
dengan DNS nya kepada ISP anda. kemudian lanjutkan dgn perintah ini:
# ee /etc/rc.conf
hostname=”ns1.masdono.net”
ifconfig_rl0=”inet 202.34.0.2 netmask 255.255.255.240? # ke internet
ifconfig_rl1=”inet 192.168.0.1 netmask 255.255.255.0? # ke LAN
defaultrouter=”202.34.0.1?
kemudian simpan, lanjutkan ke setting DNS.
Setting DNS:
# ee /etc/resolve.conf
Domain masdono.com
nameserver 119.100.100.1
nameserver 119.100.100.2

Setting Firewall, Natd, dan service-service lainnya:
# ee /etc/defaults/rc.conf
selanjutnya akan muncul spt dibawah ini:
defaultrouter =”YES”
gateway_enable = “YES”
sshd_enable =”YES” # agar bisa remote dgn putty
firewall_enable =”YES” # sebagai filter
firewall_type =”OPEN”
natd_enable =”YES”
natd_interface =”rl0? # lan card yg disambung ke IP Public / internet.
sendmail semuanya yang “YES” diganti “NO” untuk men-disable service sendmail.
simpan konfigurasi ini, kemudian reboot komputer:
# reboot
sejauh ini fungsi router standart sudah selesai, akan tetapi jika anda ingin menambah konfigurasi
lanjutkan saja tahab berikut:

Mengaktifkan ftp, ssh,telnet, dll:
# ee /etc/inetd.conf
ftp tcp nowait # hapus tanda pagar di depan teks ftp
ssh tcp nowait # hapus tanda pagar di depan teks ssh
telnet tcp nowait # hapus tanda pagar di depan teks telnet

Mengganti Port ssh:
# ee /etc/ssh/sshd_config
~
#VersionAddendum FreeBSD-20050903 ~
Port 22 # hilangkan tanda pagar didepan teks port dan angka 22 boleh anda ganti
ke 2222/7575 sesuai dengan selera anda.

Mempercepat delay booting freebsd:
# ee /boot/defaults/loader.conf
~
#autoboot_delay=”10? # hilangkan tanda pagarnya dan ganti angka 10 sesuai dengan
keinginan anda (misal: 1)

Me remote router dari komputer workstation.
Login dari konsole pakai ssh di linux dan unix:
# ssh -p 22 mico@192.168.0.1
Login dari ms. windows pake putty.exe <— program telnet dan ssh untuk remote melalui windows ke unix dan linux.

Mengupdate FreeBSD ke KERNEL STABLE secara online menggunakan CVSup
# pkg_add -r cvsup-without-gui
# cp /usr/share/examples/cvsup/stable-supfile /etc
# ee /etc/stable-supfile
–> cvsup.id.freebsd.org # update kernel dari server indonesia.
# reboot
lanjutkan dgn perintah ini:
# cvsup -g -L 2 /etc/stable-supfile
# ee /etc/make.conf
KERNCONF=MASDONO
# cd /usr/src/
# make buildworld
# make buildkernel
# make installkernel
# reboot
Selesai…

Bandwidth Monitor cacti

pendahuluan :
salah satu pekerjaan utama seorang SP-NOC (selain chatting) adalah mengamati/memonitor
utilitas bandwidth customer.
sampai sekarang, bandwidth monitoring yang dipakai di PSN POP surabaya (dan mayoritas ISP
diindonesia) adalah cacti (http://www.cacti.net). cacti sendiri merupakan software monitoring
yang memanfaatkan kegunaan RRDtool (http://www.rrdtool.org/) sebagai software graphing /
perekam dalam bentik grafis dengan banyak keunggulan dibandingkan software monitoring
pendahulunya (MRTG).
walaupun pada prakteknya dilapangan yang banyak dilakukan hanyalah melihat seberapa
besar traffic yang terjadi, baik inbound maupun outbond-nya.tapi tidak ada salahnya juga
untuk mengetahui bagaimana cara membuat/configure server cacti ini.

pra kondisi
pastikan dalam sistem yang akan di buat sever cacti sudah terinstal paket-paket berikut :
• RRDTool
• httpd/apache
• php
• php-mysql
• php-snmp
• mysql
• mysql-server
• net-snmp

cek dengan perintah berikut (untuk distro berbasis rpm i.e :fedora-mandrake)
rpm -qa | grep nama_paket
i.e :

[root@localhost ~]# rpm -qa | grep net-snmp
net-snmp-utils-5.2.1.2
net-snmp-libs-5.2.1.2
net-snmp-5.2.1.2

atau dpkg –l net-snmp untuk distro keluarga Debian

jika salah satu atau lebih paket dalam daftar diatas belum ada, maka terlebih dahulu harus
menginstal/menambahkan paket tersebut.
Dalam beberapa kasus yang penyusun alami, instalasi paket2 diatas akan sedikit
merepotkan, berkaitan dengan dependensi paket-paketnya(instalasi manual di di Fedora dan
Mandrake).

Install :
setelah di pastikan semua paket yang dibutuhkan sudah tersedia, maka langkah selanjutnya
adalah melakukan instalasi paket utama cacti.tentunya dalam hal instalasi ini akan terdapat
bebrapa perbedaan tergantung dari pada sitem yang kita gunakan, dalam tutorial ini akan
coba di contohkan instalasi manual pada distro linux mandrake dan redhat/Fedora core 2,
serta instalasi otomatis menggunakan paket apt-get milik debian.
langkahnya adalah sebagai berikut : 1. instalasi manual
– pastikan paket yang dibutuhkan (pada bagian pra kondisi diatas) sudah terpenuhi.
– download paket cacti untuk tiap distribusi,
> http://www.cacti.net/downloads/packages/Fedora/ (fedora)
> search “cacti mandrake” di google atau rpmfind.net
- install cacti :

[root@localhost ~]# rpm -ivh cacti-0.8.6e.fc4.i386.rpm

- jika tidak ada masalah dengan dependency paket lain, maka instalasi sudah
selesai
( weh ngunu thok ik!!)

2. instalasi otomatis
dari pada instalasi manual diatas, maka instalasi dengan model ini jauh lebih mudah dan
cepat. yang dibutuhkan hanyalah koneksi internet dan repository debian yang lengkap.
instalasi cacti dengan mode otomatis yang pernah penysun coba adalah dengan tool apt-get
milik distro Debian sarge. berikut langkahnya :

[root@debian~# aptitude install cacti
debian:~# aptitude install cacti
Reading Package Lists... Done
Building Dependency Tree
Reading extended state information
Initializing package states... Done
Reading task descriptions... Done
No packages will be installed, upgraded, or removed.
0 packages upgraded, 0 newly installed, 0 to remove and 0 not upgraded.
Need to get 0B of archives. After unpacking 0B will be used.
Writing extended state information... 0%`

tinggal tunggu beberapa menit, dan...jreng.. cacti pun sudah terinstall.

install lanjutan

pada tahap ini, sekali lagi harus dipastikan semua paket-paket yang telah disebutkan diatas
sudah pasti ada dalam sistem.
sebagai gambaran umum saja, bahwa skenario utama dari konfigurasi untuk cacti ini adalah :
- membuat user dengan account dan password 'cacti'
- membuat database mysql dengan nama 'cacti'
- menyalakan crontab untuk file poller.php selama 5 menit sekali (atau sesuai kebutuhan)

sebelum melakukan langkah-langkah tersebut diatas, pastikan direktori cacti (lengkap), sudah
berada di direktori /var/www/html , jika belum ada kopikan saja secara manual dari file
instalaller cacti.

berikut langkah selanjutnya :
1. membuat user dengan nama dan password cacti

[root@localhost ~]# adduser cacti
[root@localhost ~]# passwd cacti

2. buat database untuk cacti

[root@localhost ~]# mysqladmin –user=root create cacti
mengimpor database default dari cacti, lokasi file cacti.sql ada di
direktori cacti

[root@localhost ~]# mysql cacti < cacti.sql

dilanjutkan dengan (penulisan harap disambung) :

[root@localhost ~]# mysql -u root -e "grant all privileges on cacti.* to
cacti@localhost identified by 'cacti'; flush privileges;"

zcat /usr/share/doc/cacti/cacti.sql.gz | mysql -u cacti --password=cacti
cacti

echo "extension=mysql.so" >> /etc/php4/apache/php.ini

memastikan konfigurasi cacti/include.php telah seuai dengan kondisi settingan diatas :

[root@localhost ~]# vi /var/www/html/cacti/include.php

pastikan telah berisi seperti berikut :

$database_default = “cacti”; #nama database mysql cacti
$database_hostname = “localhost”;
$database_username = “cacti”; #sesuai dengan setting cacti usernya
$database_password = “cacti”; #tenan to enak nuruti saran neng dhuwur

mengubah hak akses direktori graph/log agar dapat di eksekusi oleh user cacti

[root@localhost ~]# chown -R cacti rra/ log/

3. mengkondisikan cron untuk update poller.php setiap 5 menit sekali
dengan menambahkan baris berikut pada /etc/crontab

[root@localhost ~]# vi /etc/crontab

tambahkan :

*/5 * * * * cacti php /var/www/html/cacti/poller.php >/dev/null 2>&1

agar lebih afdol, setelah semuanya selesai, maka restart kembali web server apache nya

[root@localhost ~]# service httpd restart

atau

[root@debian ~]# /etc/init.d/apache restart
Finish install
1. buka web browser
2. ketikan alamat http://localhost/cacti pada adress bar nya. Sehingga muncul
tampilan seperti gambar dibawah.


gambar tampilan awall configure pasca instalasi

3. pilih saja next, sampai muncul tampilan finish instalation. pada langkah
ini pastikan tidak ada peringatan error, terutama pada penentuan path
tiap paket yang terkait dengan cacti ini.

Setelah selesai pada web browser akan muncul tampilan halaman login
pertama kali, untuk login pertama kali ini account yang dimasukkan adalah :

User Name : admin
Password :

Untuk login selanjutnya password diisikan sesuai dengan password yang
ditentukan oleh user admin setelah login pertama kali, karena pada login
pertama kali akan ditawarkan pengisian untuk password admin selanjutnya.
User Admin inilah yang memiliki wewenang paling tinggi dalam
mengkonfigursai server cacti, bahkan untuk membuat user lain yang biasa
dilakukan ISP-ISP untuk tiap customernya.

Setelah berhasil maka akan muncul halaman untuk konfigurasi pembuatan
device, graph dll. Disinilah proses konfigurasi server cacti dilakukan.

Configure
Proses konfigurasi disini adalah mengkondisikan server cacti sesuai dengan
kebutuhan yang diperlukan, pada tutorial kali ini akan di paparkan konfigurasi pada
pembuatan device dan graph device yang akan di monitor.serta pembuatan account
user cacti sesuai dengan kewenangan yang dibutuhkan.
1. pembuatan Device dan Graph

Gambar tampilan awal setelah login
Untuk proses konfigurasi pertama kali, maka pilihlah create device.

pada gambar ditunjukkan pembuatan device untuk user dengan nama adxxxx (sensored)
dan IP xxx.xx.xxx.xx (sensored)
host template cacti : Generik SNMP-Enabled Host menunjukkan bahwa data
dari device yang di monitoring diambil dari protokol manajemen jaringan sederhana
SNMP yang di set pada host adam-air tersebut, setting community tersebut harus
disamakan dengan setting community pada device yang akan di monitor, biasanya di
/etc/snmpd.conf
SNMP Community :
Defaultnya adalah public. sengaja di sensor.
Setelah selesai, maka klik tulisan Create Graph For This Host.
Secara umum proses pembuatan graph pada device/host adam air telah selesai,
tunggulah sekitar 5 menit maka pada waktu tersebut menu graph sudah bisa
memunculkan grafik pemakain bandwidth (defaultnya adalah bit/second) dari host
adam air tersebut.

2. manajemen user
pengaturan manajemen user ini biasanya berkaitan dengan aspek sekuritas pada server
cacti, account user ini tentunya diatur sesuai kebutuhan dan biasanya di berikan kepada
customer agar dapat juga memonitor utilitas bandwidth customer tersebut.
Langkah pembuatan user :
- sebagai user admin, klik User management.

- Tambahkan user dengan memilih add
- Setelah itu pilih create
- Pada tahap ini user telah tertambahkan, untuk pengaturan wewenang
user dapat dilakukan dengan memilih nama user yang baru dibuat
tersebut pada tampilan halaman user management. Pengaturannya
meliputi Graph permission (graph milik siapa yang boleh dilihat), realm
permision dan sebagainya.

stupid area

Dari keseluruhan uraian diatas, sebenarnya yang terjadi di lapangan adalah SP-NOC hanya
melakukan langkah sederhana ini, yaitu melakukan pembacaan traffic utilitas bandwidth
ini,sehingga bisa menjadi salah satu pertimbangan dalam melakukan analisa trouble ataupun
pendataan utilitas pemakaian bandwidth customer.
berikut akan di jelaskan cara melakukan pembacaan traffic pada tampilan graph cacti.secara
default, setting pengaturan monitoring device pada cacti dengan mode Generik SNMP-Enabled
Host adalah dalam bit/second.

Berikut cara pembacaan kondisi traffic graph cacti.

Graph diatas dapat dibaca sebagai berikut :

Inbound/traffic masuk
1. pada pukul 21.15 an adalah 131.75 kilobit/second (sekarang)
2. rata-rata traffic masuk selama kurun 1 hari (24 jam) ini adalah 77.87 kilobit/second
3. traffic masuk tertinggi yang pernah terjadi dalam kurun 24 jam terakhir adalah
174.69 kilobit/second

outbond/traffic keluar
1. pada pukul 21.15 an traffic masuknya adalah 155.43 kilobit/second (sekarang)
2. rata-rata traffic keluar selama kurun 1 hari ini adalah 92.99 kilobit/second.
3. traffic keluar tertinggi yang pernah terjadi dalam kurun 24 jam terakhir adalah
243.67 kilobit/second

Pada tanggal 7 Juni 2010 (waktu Amerika) yang berarti besok untuk kita yang di Indonesia. Pulse.Yahoo.com akan menjadi alamat baru untuk profil Yahoo yang ditingkatkan yang menjanjikan integrasi dengan Facebook lebih dalam lagi. Jadi kita bisa login ke Facebook melalui homepage Yahoo juga, menambah komentar di artikel, update status di email maupun homepage akan disertai pilihan memposting content tersebut ke Facebook juga.
View full article »

Bookmark and Share

Baru saja Google mengumumkan selesainya sistem web indexing baru yang disebut dengan Caffeine. Caffeine diharapkan memberikan hasil 50 persen lebih segar untuk pencarian web dari indeks terakhir, dan sistem ini memiliki koleksi terbanyak dari konten web yang pernah kita tawarkan.. Apakah itu berita, blog atau posting forum, sekarang Anda dapat menemukan link ke konten yang relevan lebih cepat setelah diterbitkan daripada yang mungkin pernah ada sebelumnya.
View full article »

Bookmark and Share

Piala Dunia Bikin Internet Pecahkan Rekor

Jakarta – Demam Piala Dunia rupanya ikut membuat trafik internet begitu padat hingga memecahkan rekor terbaru. Demikian keterangan yang diperoleh dari perusahaan monitoring web Akamai.
View full article »

Bookmark and Share
Powered by WordPress | Theme: Motion by 85ideas.
Custom Avatars For Comments